Bell’s Palsy


            Hallo, aku mau share tentang Bell’s Palsy. Banyak yang bilang penyakit ini sama kaya stroke, padahal enggak. Karena aku pernah ngalamin sendiri, jadi sedikit banyak tahu. Oke, dimulai dari apa sih Bell’s Palsy itu?
Ini adalah suatu gangguan saraf ketujuh, biasanya menyerang bagian wajah. Sebut saja kelumpuhan otot muka. Penyebabnya adalah semua hal yang mengiritasi nervus facialis seperti infeksi dan perubahan suhu yang mendadak atau berlebihan.
Aku sendiri mengalami Bell’s Palsy karena kebiasaan “ngedep” atau menggunakan kipas angin terlalu sering dan langsung menghadap wajah. Juga karena mengendarai motor tanpa penutup muka (masker, helm). Ada juga yang mengalami setelah berolahraga di malam hari lalu mandi dengan air dingin, khususnya cowok.
Apa tanda-tanda kalo kita kena penyakit ini?
Nah, karena otot mengalami kelumpuhan, otomatis tidak bisa bekerja seperti biasanya. Yang paling identik adalah setengah muka menjadi tidak simetris. Dalam keadaan normal, ketika kita tersenyum bibir akan tertarik ke kanan dan kiri. Namun penderita Bell’s Palsy akan kesulitan karena setengah bagian wajahnya tidak bisa merespon rangsangan otot untuk tersenyum. Alhasil hanya setengah bagian bibir yang tertarik dan hal itu akan terlihat seperti kita sedang senyum sinis.
Bagian lain seperti hidung, alis, dahi dan mata juga. Mata di bagian yang terkena Bell’s Palsy  tidak mampu mengedip atau menutup. Hal ini harus diperhatikan karena dengan tidak mampu mengedip mata akan cepat pedih kena angin bahkan debu. Makanya penderita harus melakukan perlindungan dengan memakai penutup atau kacamata.
Apa yang harus dilakukan ketika mengalami gejala-gejala tersebut? Jangan panik! Datang ke dokter untuk mengetahui kondisi kamu sebenarnya dan bisa diambil tindakan jika memang terserang penyakit ini. Biasanya dokter akan melakukan fisioterapi. Bagian muka akan disinar (infra merah kalau tidak salah) beberapa menit, kemudian wajah akan ditempel semacam alat yang mampu menggetarkan wajah untuk merangsang otot. Terakhir adalah facial massage. Ini bisa dilakukan sendiri di rumah dengan mengompres air panas ke wajah lalu memijat dengan gerakan tertentu. Biasanya untuk Bell’s Palsy yang cepat diketahui pada fase awal akan mudah ditangani dalam 2-3 minggu.
Nah, gimana? Sekali lagi ini beda ya sama stroke. Mari kenali gejalanya dan sayangi diri sendiri. Apalagi di musim ekstrem seperti sekarang gini. Salam sehat!

Jogja Gumregah


Sabtu, 07 Maret 2015 menjadi hari bersejarah bagi warga Yogyakarta. Pasalnya, hari itu terselenggara acara Pisowanan Agung bertajuk Jogja Gumregah yakni Launching Citizen Branding & Pengetan Jumenengan ke-26 Sri Sultan HB X. Acara dimulai pukul 14.00 dengan kirab budaya dari berbagai kontingen kabupaten maupun kota, mulai dari komunitas seni, marching band, radio, dimas diajeng dengan jumlah peserta 3500 orang! Rute kirab adalah dari Abu Bakar Ali – Pagelaran Kraton.





Jogja Istimewa, tagline dan logo baru yang diresmikan merupakan hasil urun rembug warga Yogya. Istimewa dipilih karena menjadi masukan beberapa pihak. Desain logo baru ini juga simpel namun memiliki filosofi dan makna mendalam.
Yang menarik, sesampainya di Alun-alun, bahkan tidak sampai 2 menit, gunungan kaos ini ludes diperebutkan seluruh masyarakat.Wohoo! Sayang saya tidak kebagian :(
Cuaca siang itu mendung dan sempat turun hujan lumayan deras. Tapi tidak menyurutkan antusiasme warga untuk tetap mengikuti setiap rangkaian acara.
Kirab disambut tarian dan lantunan sabdatama dari @JHFcrew & @killthedj, dilanjutkan laporan Tim 11 dan penyerahan pataka. Kemudian pemberian penghargaan ide logo dan tagline. Selanjutnya pidato Jogja Gumregah sebagai manifestasi tekad 9 renaisance oleh Ngerso Dalem, penyerahan branding book dan penandatanganan perangko edisi Jogja Istimewa lalu doa bersama dan pemotongan tumpeng sekaligus makan bersama Sri Sultan dan seluruh warga Yogyakarta.
Last but not least, penampilan Jogja Hiphop Foundation!
(Foto acara di pagelaran Kraton tidak ada karena *ehm* kehabisan baterai, dan sibuk nyari colokan. Alhasil kehilangan moment)



#MemorableTime (Ranking 1 Trans TV)

Ini #MemorableTime aku bareng 9 anak sekolahan Jogja lainnya yang wakilin Jogja di acara Ranking 1 Trans TV (sedih sih, programnya nggak long last sampe sekarang). Acara ini sendiri ngedatengin beberapa murid SMA dari berbagai daerah untuk menangin hadiah total 50 juta rupiah dengan pertanyaan maupun eksperimen seputar pendidikan.
Kita "diasuh" oleh Mas Suryo, marketing salah satu radio di Jogja yang jadi media partner Trans TV waktu itu. Karena memang kita dipilih setelah melewati "audisi" kuis edukatif di masing-masing kota untuk selanjutnya masuk final nasional. Mas Suryo ini gaul banget, kalo ngobrol pasti bikin ketawa :D ngalah2in comic manapun deh!
Senengnya kenapa? Ya, karena lolos dari sekian ratus saingan pelajar di Indonesia, ketemu presenter kondyang. Masuk tv? Hmm.. bonus sih. Lebih ngerasain kekeluargaannya bareng temen baru, baik sesama Jogja maupun luar kota. Seruk!




#MemorableTime (Yonex GPG - Djarum Sirnas)

Pengalaman ketemu idola itu kadang nggak kejadian dua kali. Aku sendiri bisa dibilang ngidolak banget sama atlet bulutangkis (Indonesia maupun manca -apalagi China sama Korea-). Akhir 2013 kemarin kebetulan Jogjakarta jadi tuan rumah ajang Yonex GPG dan Djarum Sirnas dengan selisih waktu yang nggak lama. Walaupun levelnya masih di bawah Super Series, bukan cuma pelapis, namun atlet-atlet senior juara dunia juga ikut. Happy lah bisa nge-live mereka, yang biasanya cuma nonton tv ato streaming, ini atmosfernya kerasa banget!
Ini salah satu #MemorableTime aku bareng Hayom Rumbaka & Wisnu Prasetyo, Forverio dan the legend; Om Trikus :)


Candi Sambisari Yogyakarta

Kali ini aku mau share pengalaman jalan-jalan ke situs ini. Candi Sambisari, terletak di desa Purwomartani, Kalasan, 12 km dari Yogyakarta. Sampai di tempat ini kamu bakal disambut hamparan rumput hijau yang asri. Beda dari kebanyakan candi, kita harus menuruni anak tangga menuju candi ini. Karena dulunya candi ini ditemukan oleh seorang petani yang sedang mencangkul di tahun 1966. Candi Sambisari terpendam dan tertutup lahar Merapi setebal 6,5 meter.

Berkunjung ke situs ini akan bisa kamu nikmati suasana pedesaan yang masih sejuk dan indah.


Situs ini recommended banget deh buat kamu kunjungin pas ke Jogja :)
Salam traveller!

Yonex Sunrise Indonesia Open 2013 #Amongrogo

Mungkin ini postingan yang cukup telat, bahkan bisa dibilang sangat telat. Nah buat kamu para Badminton Lovers, pasti tau donk event Yonex Sunrise Indonesia Open Grand Prix Gold? Yes, tahun ini keempat kalinya ajang satu level di bawah Super Series itu digelar dan kebetulan tempatnya di Yogyakarta pada tanggal 24-29 September 2013 di GOR Amongrogo. Well, pertama kali tau kabar ini, aku langsung excited banget, karena memang udah nunggu event semacam ini di Jogjakarta. Yah walaupun yang turun kebanyakan pemain muda pelapis, tapi aku tetep datang buat nonton.
Hari pertama aku datang ke GOR. Masih sepi sih, dan ada hal yang baru aku sadarin setelah beberapa saat adalah aku ketemu langsung sama rombongan atlet yang baru aja turun dari bus. Cuman bisa nyinyir pas mereka udah masuk atlet arena, padahal itu adalah kesempatan gede buat bisa foto2 sama mereka. Okesip, hari pertama belum jodoh kali ya. Tapi di dalem GOR masih bisa ngeliat dengan jelas mereka maen, walaupun sedikit canggung  mau teriak2 buat ngedukung karena suasana yang masih sepi penonton. Hari pertama aku cuma nonton sekitar 2 setengah jam-an karena musti balik kampus. Yang pasti kesan di hari pertama itu kaya belum percaya aja, bisa nonton langsung atlet badminton internasional lagi tanding.
Hari keduanya aku kesana lagi, tapi nggak masuk GOR. Aku sama temen-temen sengaja mampir, kali aja bisa ketemu atlet favorit kita J. Lumayan lama nunggu di sekitaran pintu masuk tamu, nah pas lagi asyik ngobrol, kita nggak sadar udah “klinceran” Simon Santosa. Baru beberapa detik tau kalo itu dia, eh Simon-nya udah masuk. Penonton kecewa L. Simon beda banget asli sama liat di tv ya, putih, ganteng banget! Heheh
Well, hari itu bisa dibilang banyak atlet “keliaran” di sekitar pintu masuk dan warming up hall yang ada di sebelahnya. Atlet yang mau maen, pemanasan di hall itu otomatis keluar masuk. Nah, aku pake kesempatan itu buat minta foto bareng atlet yang ada di situ. Pertama kali aku minta foto sama Bandar Sigit Pamungkas dan nggak nyangka dia welcome banget. Hari pertama kemarin sempet nonton permainannya dia juga.
Bandar Sigit Pamungkas
Abis itu ketemu atlet kelahiran Kulonprogo, siapa lagi kalo bukan Dionysius Hayom Rumbaka. Beda dari Pamungkas, Hayom ini agak pelit ato gimana, pas aku mintain foto dia malah bilang, “Saya bukan Hayom..” terus dia lari ke temennya. Kecewa, iya. #DuhMas.
Oke, lupain! Hari itu nggak sengaja dapet kenalan anak SMA yang seneng nonton badminton juga. Dia sih paling nunggu buat bisa foto sama Jonathan Christie. Tapi kayanya sampai hari terakhir dia nggak ketemu, kasian ya! Kita foto bareng atlet Singapura yang ternyata berasal dari Indonesia. Selo banget dia kayanya, soalnya ketinggalan bus rombongan yang balik ke Royal Ambarukmo, tempat penginapan atlet selama di Jogja. Sempet ngakak juga pas denger dia ngomong sama rekannya kalo belum makan, belum nyuci baju dan musti cepet2 balik ke hotel. Aku sama temen-temen niat nungguin Simon keluar, tapi lama banget dan saat itu aku musti ngantor. Yaudah, mungkin hari ini belum jodoh (juga) bisa foto sama Simon. Akhirnya Hayom mau juga di ajak foto, keroyokan sih soalnya hehe.
Senyum dong mas :)
Nah, ini nih! Pas mau pulang, ada Moh Arif Abdul Latif. Physically dia nggak terlau tinggi kaya kebanyakan atlet, tapi pemain ganda putra asal Malaysia ini ramah dan manis banget ya!
Jumat malem, aku sama kakak ke sana dan kebetulan ketemu banyak atlet, mantan maupun pelatih dari Indonesia maupun luar negeri. Sayangnya waktu itu kita salah nge-set kamera, alhasil fotonya jelek. Padahal ibarat petani, malem itu lagi waktunya panen. Ketemu Markis Kido, mantan pemain kaya Richard Mainaky, dan banyak lagi. Belum jodoh! (lagi dan lagi)
Ini foto paling bagus yang diambil malem itu, bareng Yohanes Rendy Sugiarto. Sempet foto juga sama April, tunggal putri pelatnas.
Koh Rendy kece badai deh :)
Heits, tapi malem itu ke-gonduk-anku kebayar karena aku bisa foto bareng Hayom sama Wisnu Prasetyo di #MeetAndGreet yang diadain blibli.com. Walopun kemaren udah dapet foto sama Hayom, ngga papa sih. Tetep berasa istimewa kok!
Sabtu siang, a.k.a semifinal-nya, aku sama kakak nonton dan suasananya crowded banget! Atlet2 unggulan udah mulai keliatan di court. Dan kebetulan aku duduk di deket pintu masuk, di mana di bawahnya itu merupakan tempat atlet, judges, sama umpire masuk ke lapangan. Jadi bisa foto atlet yang lagi siap-siap di situ.
Jujur, baru pertama kali ini bisa treak INDONESIA! (*prok prok prok) sekencengnya pas nonton badminton, live pulak! Di luar sempet papasan sama Vita Marissa, tapi dianya keburu mau maen, jadi nggak dapet foto bareng deh. Nggak sama Vita, partnernya pun jadi. Ini Variella Aprilsasi yang kece banget. Gayanya woles, cool dan santai maksimal!

Hari terakhir alias finalnya, aku sama temen ke sana buat ngambil foto. Temenku juga masih penasaran sama Simon, pengen banget dapet foto bareng. Setelah tik-tak-tik-tuk cukup lama, dapet sama Ronald Alexander. Ekspresinya agak gimana gitu ya, soalnya baru aja maen. Kringetnya masih pada netes :P .
 Dapet juga sama Angga Pratama dan beberapa atlet China. Udah malem, jadi gini deh gambarnya



Well yang pasti, buat aku pribadi Yonex GP Gold Indonesia Open 2013 kali ini berkesan banget, dan nggak sabar nunggu event semacam ini lagi diadain di Yogyakarta. Mungkin Djarum Super Series?

Dionysius Hayom Rumbaka


Dionysius Hayom Rumbaka, cowok kece ini asli Kulonprogo yang lahir di tanggal 22 Oktober 1988. Ngomong masalah prestasi, nggak kehitung kali ya, karena Hayom ini sudah sejak kelas 2 SD menggeluti dunia bulutangkis. Terakhir dia kalah melawan Simon Santoso dan harus puas menjadi runner up di ajang Yonex Sunrise Indonesia Open GPG 2013.
Prestasi lainnya? Nih!

·  2006 - Finalis Milo Junior
·  2007 - Perempat final INDONESIA-SURABAYA CHALLENGE
·  2008 - Juara PMS Open Solo, Juara Beregu Gubernur Cup Kudus, Semifinalis GGJP Indonesia Challenge
·  2009 - Juara I Sirnas Kalimantan, Finalis Vietnam Challenge, Finalis Sirnas DKI Jakarta, Juara Australia Terbuka Grand Prix, Juara Indonesia International Challenge, Juara Banuinvest International Championships, Juara ASTEC ULTRA MILK OPEN INDONESIA INTERNATIONAL CHALLENGE [1]
·  2010 - Perempat Final CHINESE TAIPEI GRAND PRIX GOLD, Runner Up INDONESIA GRAND PRIX GOLD, Juara India Grand Prix
·  2011 - Juara Bankaltim Indonesia Open GP Gold 2011
·  2012 - Perempat final YONEX All England Open Badminton Championships 2012, Perempat final Djarum Indonesia Open 2012, Perempat final Li Ning Singapore Open 2012, Semi final Yonex Sunrise Vietnam Open GP 2012, Runner - up INDONESIA OPEN GRAND PRIX GOLD BADMINTON 2012v
Diberdayakan oleh Blogger.

Cari Blog Ini

Followers

...